Sebagai salah satu Puskesmas Reformasi yang ada di Kota Kupang, maka Puskesmas Bakunase selalu menunjukan eksistensi perbaikan dan peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Setelah sebelumnya mengikrarkan janji perubahan performa pelayanan melalui Kiat : Senyum, Sapa, dan Salam bagi seluruh pasien Puskesmas dalam kegiatan Lokakarya Eksternal Puskesmas Reformasi, maka kembali Puskesmas Bakunase melaksanakan kegiatan lainnya.
Puskesmas ini terus memberikan contoh pelayanan yang memadai tidak hanya dapat dilakukan di dalam Puskesmas tapi juga dalam pelayanan luar gedung yang akan dilaksanakan. Salah satunya dalam bentuk berbagai promosi kesehatan yang dilaksanakan. Kali ini anak-anak SD GMIT Kuanino yang menjadi sasaran pelayanan dari Puskesmas Bakunase dalam tajuk kegiatan “Pelatihan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat). Sasaran dari kegiatan ini adalah Siswa-siswi kelas 3-5 SD, dengan jumlah sasaran kurang lebih 40 siswa per kelas.


Kegiatan ini dipandu secara langsung oleh Rini Muskanan, sebagai tenaga sanitarian yang bekerja Pada Puskesmas Bakunase, dengan Konsultas Kesehatan Bpk. Domi Kalle. Kegiatan ini juga terlaksana berkat kerja sama dan dukungan dari Team Pamsimas Kelurahan Bakunase dengan dana anggaran tahun 2012. Dalam kegiatan ini seluruh siswa diajarkan untuk berperilaku hidup bersih dan sehat khususnya mengenai perilaku cuci tangan.
CARA PEN
Dalam pemaparan materinya, rini menyampaikan seluruh anak-anak harusnya sudah harus diterapkan dan ditanamkan perilaku mencuci tangan sejak usia dini. Untuk itu semua maka diperlukan peran dari berbagai pihak seperti orang tua, sekolah, dan Puskesmas dalam mendukung dan memperomosikan perilaku ini. Lebih lanjut ia menambahkan ada beberapa kondisi atau keadaan yang mengharuskan seseorang mencuci tangan diantaranya :
1. Sebelum makan
2. Sebelum menyiapkan dan menghidangkan makanan
3. Sebelum member makan anak (bayi/balita)
4. Sesudah Buang Air Besar (BAB)
5. Sesudah memegang hewan
6. Setelah bermain
7. Setelah batuk/bersin
8. Setelah menulis di Papan dengan kapur tulis
9. Setelah bekerja di kebun
10. Setelah pulang dari RS/Puskesmas
Untuk mendukung kegiatan ini maka seluruh anak-anak diberitahukan dampak berbagai penyakit yang mungkin timbul seperti diare karena rendahnya perilaku mencuci tangan. Kegiatan diakhiri dengan upaya mencuci tangan massal sesuai kiat cara mencuci tangan baik dan benar. Semoga kegiatan kreatif seperti ini dapat terus dipromosikan. Sukses selalu…..







