Kenali Gejala Gagal Ginjal Kronis

Ditulis oleh | Senin, 20 November 2017 08:09
Nilai artikel ini
(1 Pilih)
Ginjal manusia (ilustrasi) Ginjal manusia (ilustrasi) IKCC

Gejala Gagal Ginjal Kronis

Umumnya tubuh dapat menoleransi berkurangnya fungsi ginjal, bahkan dalam skala besar. Situasi ini membuat pengidap penyakit gagal ginjal kronis (GGK) tidak merasa mengalami gejala apapun. Jika salah satu ginjal Anda rusak, fungsi ginjal manusia masih tetap dapat terpenuhi hanya dengan satu ginjal lain. Fakta ini membuktikan bahwa manusia terlahir dengan kapasitas fungsi ginjal yang jauh lebih banyak dari yang sebenarnya dibutuhkan untuk bertahan hidup.

Penurunan awal fungsi ginjal yang tanpa gejala ini membuat pengidap GGK kerap tidak segera menyadari penyakitnya. Perubahan fungsi ginjal umumnya baru dapat terdeteksi dari pemeriksaan urin dan darah secara rutin.

Pengidap penyakit ginjal yang telah terdiagnosis akan menjalani pemeriksaan secara teratur untuk memantau fungsi ginjalnya. Pemeriksaan ini dilakukan dengan tes darah dan urin. Terapi perawatan juga dilakukan untuk mencegah agar penyakit tidak berkembang. Tes darah, urin, dan pemantauan rutin ini juga berfungsi untuk mendeteksi jika ginjal mulai kehilangan fungsi dan mengarah kepada gagal ginjal.

Gagal ginjal menunjukkan gejala sebagai berikut:

  • Lebih sering ingin buang air kecil, terutama di malam hari.
  • Kulit gatal.
  • Adanya darah atau protein dalam urin yang dideteksi saat tes urin.
  • Kram otot dan kejang otot.
  • Kehilangan berat badan.
  • Kehilangan nafsu makan.
  • Cegukan.
  • Kelelahan atau merasa lemah.
  • Menurunnya ketajaman mental.
  • Tekanan darah yang sulit dikendalikan.
  • Penumpukan cairan yang mengakibatkan pembengkakan pada pergelangan kaki, kaki, atau tangan.
  • Nyeri pada dada, akibat cairan menumpuk di sekitar jantung.
  • Sesak napas.
  • Mual dan muntah.
  • Gangguan tidur.
  • Disfungsi ereksi pada pria.

Pengobatan pada stadium awal penyakit ginjal kronis dapat mencegah timbulnya gejala-gejala di atas.

Baca 2600 kali
Maria Thresia

Staf Seksi Promosi Kesehatan


Artikel Lainnya

Paling Berpotensi Tertular COVID-19, Ini Tips Bagi Penyandang Penyakit Tidak Menular

Paling Berpotensi Tertular COVID-19, Ini Tips Bagi Penyandang Penyakit Tidak Menular

Penyakit yang termasuk ke dalam penyakit tidak menular (PTM) merupakan Read More
Dinas Kesehatan Pastikan Layanan Imunisasi Tetap Buka Selama Pandemi Covid 19

Dinas Kesehatan Pastikan Layanan Imunisasi Tetap Buka Selama Pandemi Covid 19

Saat bencana alam besar, bencana peperangan maupun wabah terjadi di Read More
Begini Cara Mencuci Tangan Yang Benar

Begini Cara Mencuci Tangan Yang Benar

Salah satu perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) yang selalu Read More
Update !! Data Capaian Imunisasi MR Kota Kupang

Update !! Data Capaian Imunisasi MR Kota Kupang

Mendukung pelaksanaan program Pemerintah Pusat mengenai imunisasi Measles Rubella (MR) Read More
Dinas Kesehatan Kota Kupang Laksanakan Kampanye Imunisasi MR

Dinas Kesehatan Kota Kupang Laksanakan Kampanye Imunisasi MR

Mendukung pelaksanaan program Pemerintah Pusat mengenai imunisasi Measles Rubella (MR) Read More
Ayo Bawa Anak Anda untuk mendapatkan Imunisasi MR (Measles Rubella)

Ayo Bawa Anak Anda untuk mendapatkan Imunisasi MR (Measles Rubella)

Campak alias measles adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dan Read More
Butuh Informasi Pelayanan Puskesmas? Dinas kesehatan Launching Website 11 Puskesmas Sekota Kupang

Butuh Informasi Pelayanan Puskesmas? Dinas kesehatan Launching Website 11 Puskesmas Sekota Kupang

Untuk memberikan kemudahan didalam proses pelayanan informasi Puskesmas Sekota Kupang Read More
Sesi Sharing Aplikasi LAPOR SP4N oleh BTRUST kepada Beberapa OPD di Lingkungan Pemerintah Kota Kupang

Sesi Sharing Aplikasi LAPOR SP4N oleh BTRUST kepada Beberapa OPD di Lingkungan Pemerintah Kota Kupang

Banyaknya pelayanan publik pada berbagai bidang di Lingkungan Pemerintah Daerah Read More
  • 1