Khitan atau sunat merupakan operasi pengangkatan kulit yang menutupi ujung penis. Khitan umumnya dilakukan pada laki-laki. Namun bagi beberapa orang khitan tidak harus dilakukan.
Apakah manfaat khitan bagi kesehatan?
Khitan memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan seperti :
Untuk menjaga kebersihan
- Mengurangi resiko infeksi saluran kemih. Umumnya pria memiliki resiko yang rendah mengalami infeksi saluran kemih namun, infeksi memiliki resiko lebih tinggi pada pria yang tidak melakukan khitan. Infeksi saluran kemih yang parah dapat menyebabkan masalah ginjal dikemudian hari.
- Mengurangi resiko terjadinya infeksi menular seksual. Pria yang melakukan khitan memiliki resiko lebih rendah untuk mengalami infeksi menular seksual tertentu seperti HIV.
- Menghindari terjadinya radang pada penis.
Khitan tidak mempengaruhi kesuburan seorang pria. Sehingga pada pria yang tidak melakukan khitan, tidak perlu mengkhawatirkan hal ini.
Kapan sebaiknya khitan dilakukan?
Khitan baiknya dilakukan pada hari pertama atau kedua setelah kelahiran. Prosedure khitan akan menjadi lebih sulit dan beresiko pada anak-anak dan dewasa.
Apakah perawatan setelah dilakukan khitan?
Umumnya dibutuhkan waktu sekitar 7-10 hari untuk penis sembuh total setelah khitan. Ujung penis akan terasa nyeri, berwarna merah, dan mengalami bengkak atau memar. Bayi yang telah melakukan khitan akan mengalami kondisi lebih rewel dari biasanya. Berhati-hatilah untuk tidak memberikan tekanan pada penis.
Selama proses penyembuhan diperbolehkan untuk mencuci penis. Pada bayi yang telah mengalami khitan perlu penggantian perban setiap penggantian popok. Ganti popok bayi lebih sering dan pastikan popok dipasang dengan longgar.
Masalah yang terjadi setelah dilakukan khitan jarang terjadi. Segera konsultasi pada dokter jika terjadi masalah setelah khitan, seperti:
1. Tidak mendapatkan kecing secara normal dalam 12 jam setelah khitan.
2. Mengalami pendarahan yang terus menerus.
3. Terdapat luka berbau busuk dari ujung penis.
(Sumber : vivahealth.co.id)







